14 Maret 2025

BIMBINGAN TEKNIS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) UNTUK PETUGAS POS PENDAKIAN DAN WISATA TAHURA RADEN SOERJO

Kawasan Tahura Raden Soerjo merupakan kawasan konservasi yang dikelola oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Salah satu fungsi pemanfaatan jasa lingkungan di antaranya wisata alam dan pendakian. Dimana kegiatan pemanfaatan tersebut memiliki potensi kecelakaan karena medan, cuaca, dan lain sebagainya. Sehingga penting bagi petugas wisata maupun pendakian untuk mengetahui dasar-dasar pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir potensi kehilangan nyawa, cacat serta dapat memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan pada korban kecelakaan. Oleh sebab itu UPT Tahura R. Soerjo melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk Petugas Pos Pendakian dan Wisata Tahura R. Soerjo pada hari Jumat tanggal 14 Maret 2025 bertempat di Pemandian Air Panas Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Kegiatan diawali dengan doa, dan di buka oleh Kepala Seksi Perencanaan Pengembangan Pemanfaatan. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian sambutan serta arahan Kepala UPT TAHURA R. Soerjo. Dalam sambutannya Kepala UPT TAHURA R. Soerjo Ahmad Wahyudi, S.Hut. menyampaikan pentingnya kegiatan Bimbingan Teknis Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Untuk Petugas Pos Pendakian dan Wisata, diantaranya :

  1. Wisata minat khusus pendakian merupakan kegiatan olahraga yang memiliki potensi kecelakaan tinggi jika tidak memperhatikan SOP pelaksanaan pendakian dengan baik;
  2. Selain itu wisata alam Pemandian Air Panas Cangar yang menyediakan wahana air seperti kolam renang juga rentan adanya kecelakaan seperti tenggelam dan pingsan saat terlalu lama berendam dalam air panas;
  3. Sedangkan wisata lain berupa air terjun, wisata religi menyajikan wisata unik dengan medan perjalanan yang tidak mudah;

Sehingga petugas pelayanan pendakian maupun wisata harus dibekali dengan ilmu yang cukup dalam hal pertolongan pertama agar meminimalisir adanya kesalahan penanganan jika terjadi kecelakaan tertentu di kawasan TAHURA R. Soerjo. Kemudian dilanjutkan pemaparan oleh Kepala Markasi Palang Merah Indonesia Kota Batu Bapak Abdul Muntolib. Beliau menyampaikan pertolongan pertama merupakan suatu tundakan yang dilakukan dengan cepat dan tepat kepada korban sebelum dibawa ke tempat fasilitas kesehatan. Pertolongan pertama memiliki beberapa tujuan diantaranya :

  1. Menyelamatkan jiwa
  2. Mencegah cacat
  3. Memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan

Sesi terakhir diisi dengan praktek pertolongan pertama pada kecelakaan oleh narasumber Bapak Dodik Sakariya Effendi.